Tindak Tegas Pemalsuan Dokumen Gakin PPDB

633 views

walkot cirebon

Banner-Mentari

Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis menegaskan oknum pejabat atau siapa pun yang tertangkap basah atas pelanggaran pemalsuan dokumen sebagai persyaratan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2015, wajib ditindak tegas. Bahkan, pihak berwajib harus bisa mengungkapkan siapa pelaku yang bermain curang pada PPDB tahun kini.

“Siapa pun, baik pejabat atau oknum tertentu yang sudah melakukan dokumen palsu lewat jalur keluarga miskin (gakin), kalau terbukti harus ditangkap dan dipidanakan,” tegasnya usai paripurna penyampaian pandangan umum fraksi RAPBD 2015 di Griyasawala, Selasa (7/7).

Dugaan adanya pemalsuan dokumen keterangan gakin sebagai prasyarat PPDB, menurutnya, semua stakeholder di Kota Cirebon wajib untuk mengawasi. Khususnya peran kelurahan harus teliti dan tidak asal membuat dokumen, karena bisa saja diselewengkan untuk hal yang tidak-tidak. Dikatakan Azis, Kelurahan berhak membatalkan layanan pembuatan surat keterangan gakin, jika terbukti pomohon gakin adalah jelas-jelas orang kaya.

iklanumawifi728x90

Menanggapi Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno meminta pengumuman hasil PPDB ditunda jika disinyalir proses PPDB tidak berjalan sesuai dengan aturan dengan adanya penyalahgunaan dokumen surat keterangan keluarga miskin. Menurutnya, indikasi kecurangan itu sudah merampas hak bagi warga miskin untuk bisa masuk ke sekolah yang dicita-citakan.

Dikatakannya, perlu ada verifikasi ulang PPDB mengenai pendaftaran jalur gakin itu. Edi menyebutkan, berdasarkan data dari Badan pusat statistik (BPS) warga miskin di Kota Cirebon ada 45 ribu warga. Untuk itu, dia menyarankan agar Disdik menggunakan data tersebut sebagai dasar pijakan untuk mengeluarkan surat keterangan keluarga miskin.

Edi mengimbau kepada panitia agar melakukan verifikasi ulang jika memang benar-benar warga mampu tidak memenuhi syarat kelulusan masuk ke sekolah yang dipilih. Jika pengemuman hasil kelulusan PPDB itu tanggal 11 Juli, maka dirinya mengusulkan agar pengumuman itu pada 12 atau 13 Juli.

Sumber

 

Tags: #Cirebon