Nilai Rupiah Ambruk, Aktivitas Money Changer di Cirebon Meningkat

688 views

iklanagia728x90

Nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah terus menguat belakangan ini hingga menyentuh level Rp. 14.000 per satu dolar. Kondisi ini menimbulkan efek meningkatnya nilai transaksi di beberapa tempat penukaran valuta asing alias money changer yang ada di Cirebon.

“Mungkin spekulan masih trauma dengan gejolak ekonomi pada 1998 lalu, Dolar tinggi tapi kemudian langsung anjlok. Peningkatan transaksi penukaran saat ini dibanding hari biasa belum terlalu signifikan, sekitar 10-25%,” kata petugas operasional money changer Kim Valas, Nugroho.

Disebutnya, masyarakat saat ini sudah cukup pintar dan pandai memantau pergerakan kurs mata uang. Kian derasnya arus informasi dan teknologi komunikasi yang berkembang saat ini membuat masyarakat lebih pandai memantau momentum mencari untung. Sebagian orang ramai-ramai memburu mata uang tersebut dan berspekulasi. Sementara sebagian lainnya menjual Dolar yang dimiliki untuk mendapatkan untung dari hasil konversi ke Rupiah.

“Kapan mau lepas atau kapan perlu ditahan, mereka sudah tahu. Mereka sudah pandai pantau pasar,” kata Nugroho.

iklanaila728x90Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, M Abdul Majid Ikram mengatakan, kondisi makro ekonomi negara saat ini sebenarnya sedang cukup bagus. Pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 4,7% dengan neraca transaksi yang berjalan surplus. Kondisi ini jelas sangat berbeda dibanding 1998 di mana saat itu Rupiah benar-benar tertekan dan ekonomi Indonesia melemah sendirian.

“Sedangkan untuk saat ini kan yang tertekan tidak hanya Rupiah. Hampir semua negara di Asia, bahkan Eropa, ikut tertekan. Kalau dulu kita yang mengalami pelemahan ekonomi, sekarang ini Amerika Serikat yang mengalami penguatan,” katanya.

Sumber: cirebontrust

Tags: #Bisnis #Bisnis Cirebon #Cirebon #Cirebon Bisnis