Mengayuh Untung Dari Bisnis Becak Mini Khas Cirebon

386 views

becak-minibanner960x90-crbbiz1Masyarakat kota pasti sudah sangat jarang bertemu dengan becak, yakni alat transportasi beroda tiga yang dilarang beroperasi sejak tiga dekade terakhir. Namun, dalam beberapa tahun belakangan becak kembali muncul dalam ukuran yang lebih kecil, atau sering disebut dengan becak mini.

Becak mini tersebut sering muncul di tempat-tempat wisata dengan tujuan disewakan kepada pengunjung, khususnya untuk dikayuh dan dinaiki oleh anak-anak wisatawan.

Semakin maraknya persewaan becak mini di berbagai tempat, membuat para produsen becak mini mendapatkan untung. Omzet yang didapatkan perbulannya bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Salah satu pelaku usaha yang sudah cukup lama bergerak dalam bisnis pembuatan beca mini itu adalah Menchana yang biasa dipanggil Memen. Dia menjalankan usaha pembuatan becak mini dengan nama Becak Mini Memen.

Pria asli Cirebon itu menuturkan bisnisnya di awali dari usaha sang nenek yang juga bergerak dalam bisnis perbecakan. Semua biaya hidup dan pendidikan yang dienyamnya dihasilkan dari bisnis tersebut, bahkan saat duduk di bangku SMP secara diam-diam dia juga sering menjadi tukang becak.

iklanagia728x90Saat ini Memen memiliki kapasitas produksi hingga 100 unit becak mini, dan mampu menjual hingga 30 unit per bulan, dengan dibantu tiga orang tenaga perakit, dan dua orang tukang las.

Adapun, becak mini yang dijualnya terdiri atas tiga macam, yakni becak mini dengan desain standar, becak mini setir depan dan becak mini dengan sepeda di samping.

Becak mini standar, atau kemudi berada di belakang dibanderol dengan harga Rp2,7 juta untuk ukuran ban 16 inci, dan Rp3 juta untuk ukuran ban 20 inci, sedangkan untuk becak setir depan dan sepeda di samping masing-masing dihargai Rp4,5 juta.

Pria kelahiran 1971 itu mengatakan mayoritas konsumen berasal dari Sumatra dan Kalimantan, serta memesan produknya untuk direntalkan di berbagai kawasan wisata di masing-masing daerah.

iklanumawifi728x90Sekarang, pelaku di bisnis pembuatan becak mini ini semakin menjamur. Membuat persaingan usaha semakin ketat, berbagai macam strategi harus terus dikeluarkan, termasuk salah satunya masalah inovasi.

Sebagai salah satu strategi untuk menyiasati persaingan, dia pun sengaja membidik segmen konsumen yang berbeda dengan produsen lainnya. Memen memilih pasar dari kalangan menengah ke atas yang paham atas kualitas produk.

Untuk menggaet para konsumennya tersebut, dia giat mempromosikan becak mini buatannya memanfaatkan teknologi informasi melalui website becakmini.com.

Selain itu, dia juga mencitrakan becak mini buatannya sebagai satu-satunya buah tangah khas Cirebon yang berbentuk mainan, yang bisa dijadikan sebagai hadiah ulang tahun anak, juga aksesori interior.

cirebon24-300x300Selain bisa membeli secara online, konsumen juga bisa langsung mendatangi tempat produksi Becak Mini Memen yang berlokasi di Desa Klayan, Cirebon.

Memen juga mengaku, dirinya selalu berusaha bisa mengeluarkan becak mini model terbaru minimal satu per tahunnya. Selain untuk terus memperbaiki kualitas, hal itu juga bisa menjauhkan konsumen dari kebosanan.

Sumber: bisnis.com