Bisnis Semut Jepang Mulai Ramai di Cirebon

668 views

memelihara-semut-jepang-di-toples-1banner960x90-crbbiz1Awalnya warga Cirebon mengenal dua macam semut, yakni semut pohon dan semut rumahan. Semut pohon umumnya dikenal dengan semut rang-rang, dan semut rumahan yakni semut hitam dan semut merah. Namun kini semut jepang mulai eksis di telinga masyarakat, khususnya di jalur Pantura (Pantai Utara Jawa).

Seperti yang dilakukan oleh Iin (38), ibu empat anak ini berjualan semut jepang di rumahnya yang berada di desa Purwawinangun, Gunung Jati, Cirebon. Ia mengaku mendapatkan stok semut jepang dari Jatibarang, yang kemudian dijual kembali untuk obat herbal alami.

Ia pun mengaku, umumnya pembeli merasakan khasiatnya, untuk alternatif obat. "Banyak yang mengaku sembuh dari semut jepang ini. Bahkan sudah banyak langgangan yang membeli untuk dipelihara, untuk cadangan." kata dia Sabtu lalu (15/8/2015).

Dari penelusuran AsliCirebon.com, Semut itu sendiri dalam bahasa Jepang memiliki sebutan Ari, dimana secara harafiah memiliki arti serangga kesetiaan. Di negara Jepang sendiri terdapat lebih dari 200 jenis semut jepang yang berbeda-beda.

Ciri-ciri dan manfaat semut Jepang memiliki perbedaan dari semut Jepang dibandingkan semut spesies lainnya yakni memiliki badan yang keras, bersayap namun tak bisa terbang, suka reproduksi, hidup secara berkelompok, bukan hewan kanibal. Itulah beberapa ciri yang membedakan semut Jepang dengan spesies semut lainnya. Dimana ciri utama yang menonjol adalah dari sayapnya.iklanagianet336x280

Karena memiliki manfaat, semut Jepang pun banyak dicari oleh orang-orang, dan banyak orang yang membuat budidaya semut Jepang yang satu ini.

Menurut Iin, mengonsumsi semut jepang sangatlah mudah, dengan menelannya saja dengan buah pisang. "Dimakan saja, dengan pisang. Bisa hidup-hidup, atau dimasak dengan campuran madu, atau yang lainnya. Tiga kali dalam sehari." lanjut Iin saat menunjukkan semut yang ia miliki.

sumber: aslicirebon