Kondisi Makro Ekonomi Cirebon Stabil, TPID Targetkan Inflasi Agustus 0,8 Persen

berita-cirebon-tpid-inflasi-bank-indonesia-2zrmjp6dit27wjkedkr66ibanner960x90-crbbiz1Laju Pertumbuhan Ekonomi dan investasi di Cirebon dalam kurun waktu delapan bulan terakhir berkembang cukup pesat. Hal tersebut ditunjang laju inflasi yang terkendali sehingga mendapat respon positif dari pelaku ekonomi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Drs H Dudung Mulyana MSi menyebutkan, kondisi stabilitas makro ekonomi di Cirebon terbilang menggembirakan. ”Situasi ini tentu berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi yang merupakan salah satu fokus perhatian pemerintah,” kata Dudung.

Salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan yakni pengendalian terhadap laju pertumbuhan inflasi. Keberhasilan dalam menekan laju inflasi ini sangat ditunjang dengan keberadaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang bekerja secara optimal dalam pemetaan kondisi inflasi di Cirebon.

iklanmentarihosting728x90Dalam menunjang kinerja TPID Cirebon, pihaknya telah mengambil langkah pengumpulan data secara berkala setiap minggu yang nantinya akan menjadi data rujukan dalam pengambilan kebijakan Pemerintah Daerah.

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Cirebon, M Abdul Majid Ikram menyebutkan, dalam proyeksi perkembangan inflasi yang dilakukan pihaknya, bulan Agustus 2015 diprediksi inflasi di Cirebon berada di angka 0,8 persen, setelah sebelumnya pada Juli 2015 inflasi Cirebon berada di angka 0,9 persen. Indikator pertumbuhan inflasi bulan Agustus disebabkan oleh beberapa faktor, seperti banyaknya daerah di Cirebon sedang dalam masa panen raya .

cirebon24-300x300Majid juga menyarankan, pemerintah daerah harus mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi produk lokal karena selain dapat menekan laju inflasi juga dapat menumbuhkan ekonomi lokal dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal dan regional. Melihat realitas yang ada, pihaknya berkeyakinan kondisi inflasi hingga akhir tahun 2015 ini relatif stabil.

Ekonom Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) yang juga salah satu anggota TPID Cirebon, Subarsono menyebutkan, keberadaan TPID dihajatkan untuk memastikan inflasi dalam batas wajar, hal ini mencakup ketersediaan komoditas yang dibutuhkan masyarakat tersedia dalam jumlah yang cukup dan merata.

Koordinasi dan komunikasi juga intens dilakukan TPID Cirebon dengan daerah lainnya dalam menjamin kondisi ketersediaan komoditas sehingga kondisi surplus maupun defisit dapat tertangani dengan baik.

Sumber: cirebontrust

Tags: #Bisnis #Bisnis Cirebon #Cirebon #Cirebon Bisnis

Author: