Tujuh Bulan Cirebon Tanpa Wakil Wali Kota

651 views

bisnis-cirebon-tujuh-bulan-cirebon-tanpa-wakil-wali-kotabanner960x90-crbbiz1

Bisnis Cirebon - Sejak pelantikan Nasrudin Azis menjadi Wali Kota Cirebon pada Maret lalu, hingga kini Kota Cirebon belum memiliki wakil wali kota. Belum ada calon yang diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Sekretaris DPRD Kota Cirebon, Sutisna mengatakan, sampai saat ini DPRD Kota Cirebon masih menunggu berkas pengajuan calon dari wali kota dengan dukungan dari partai pengusung.

“Kami belum menerima dua nama calon yang sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan,” ujar Sutisna, Rabu (16/09/2015).

Bisnis Cirebon - Menurutnya, DPRD Kota Cirebon saat ini hanya bisa menunggu berkas calon untuk diproses lebih lanjut. “Kami hanya bisa menunggu berkas itu masuk sesuai dengan aturan yang ada, itu saja. Jika itu sudah ada, pasti akan segera diproses,” jelas Sutisna.

Banner-MentariPasca meninggalnya Wali Bisnis Cirebon - Kota Cirebon Ano Sutrisno, Nasrudin Azis otomatis naik jabatan menggantikan posisi Ano. Sesuai dengan UU No 8 tahun 2015, kepala daerah akan mengusulkan dua nama calon dengan persetujuan partai pengusung kepada DPRD.

Namun, dalam kasus Wakil Wali Kota Cirebon, calon yang diusung oleh wali kota dan partai pengusung berbeda. Akibatnya, persyaratan dari kedua calon tersebut tidak terpenuhi.

Bisnis Cirebon - Pada Juni lalu, Nasrudin sudah mengajukan dua calon pendampingnya. Yaitu Toto Sunanto dari Partai Golkar dan Eti Herawati alias Eeng Carli dari Partai NasDem. Calon yang diajukan oleh Nasrudin tidak disetujui oleh dua partai pengusung yaitu PPP dan Golkar. Karena Eti Herawati bukan bagian dari partai pengusung.

iklanumawifi336x280Kemudian, polemik tersebut dijawab oleh partai pengusung dengan kembali mengusulkan nama calon wakil wali kota kepada Panitia Pemilihan yaitu Toto Sunanto (Golkar) dan Muksidi (PPP).

“Pencalonan dari Pak Wali Kota tidak dilengkapi tanda tangan dua partai pengusung (Golkar dan PPP), sedangkan pencalonan dari Golkar dan PPP tidak akan sah kalau tidak melalui wali kota. Karena itu merupakan aturan dari PP 49, sehingga berkas kedua calon dikembalikan untuk dilengkapi” ujar Edi Suripno, yang saat itu menjadi Ketua Panlih Wakil Wali Kota Cirebon.

(metrotvnews) - Cirebon.us

Tags: #Bisnis Cirebon #Cirebon #Cirebon Bisnis